Spurs Lambat Gaet Bomber karena Trauma Pochettino

Posted in Liga Inggris on January 23, 2016 by

Updatebetting.co – Spurs lambat dalam menjadikan keputusan merekrut bomber, karena trauma yang dirasakan Pelatih mereka. Mouricio Pochettino, disebut belum dapat melupakan bencana yang dilihatnya, ketika masih menangani Southampton.

Dikutip dari Mirror pada Hari Sabtu, 23 Januari 2016, Pochettino merusak harmoni di ruang ganti, ketika membeli bomber baru berharga £12 juta. Tapi, pesepakbola baru itu akhirnya didepak, karena terlibat keributan dengan para pesepakbola lain.

Pengalaman menyakitkan di Southampton, disebut menjadikan manager asal Argentina itu, khawatir menjadikan kesalahan yang sama di White Hart Lane. Ia sejatinya sudah membangun tim yang stabil di St Mary’s dua tahun lalu.

Keadaan berubah jadi bencana, selepas ia memboyong Dani Osvaldo dari AS Roma. Bomber Italia kelahiran Argentina itu sudah mencetak 28 gol dari 57 performanya bersama AS Roma, serta tampak cocok bermain untuk Southampton.

Tapi, di tengah perjalanan musim debutnya, the Saints menghukum Osvaldo karena menanduk serta memukul rekan setimnya, Jose Fonte ketika latihan. Fonte menderita patah tulang hidung, serta pesepakbola lain berpihak padanya.

Pochettino selanjutnya mendepak Osvaldo dari tim inti, serta tak pernah bermain untuk Southampton lagi. Sekarang, ia mempunyai tim yang stabil serta kuat lagi di Tottenham, berada di empat besar klasemen sedangkan liga Inggris.

Ada beberapa pesepakbola yang terus dikaitkan dengan Tottenham, sebagaimana striker Barca Sandro Ramirez serta bomber WBA Saido Berahino. Tapi, ia akan terus menjadikan pengalaman di Southampton jadi pelajaran.

“Anda tahu masalahnya, apa yang terjadi dengan Jose Fonte. Kami mengambil keputusan mengeluarkan Osvaldo, karena aku harus menerapkan disiplin. Untuk bermain, bagi aku, Anda harus mempunyai perilaku yang bagus,” ujar Pochettino.

Harry Kane sekarang harus menanggung beban berat, sebagai tumpuan gol Tottenham musim ini. Tapi, Pochettino menolak untuk panik serta terburu-buruk mencari pesepakbola pelapisnya. “Itu konsekuensi dari keputusan kami untuk mempunyai suasana ruang ganti yang baik,” katanya.

“Itu bukan sihir (tim yang stabil). Kami harus bekerja keras, untuk membangun hubungan baik antara pesepakbola,” ujar Pochettino. Merujuk pernyataannya itu, Saido Berahino hampir pasti tak akan menjadi pilihan Pochettino.

Kini, Berahino tak lagi digelar Ronald Koeman di Southampton, selepas menjadikan ulah dengan datang terlambat ketika latihan.