Selepas Islandia, Satu Lagi Tim ‘Gurem’ Berpeluang Lolos

Posted in Internasional on September 7, 2015 by

Selepas Islandia, Satu Lagi Tim ‘Gurem’ Berpeluang Lolos

Ada beberapa kejutan terjadi di Kualifikasi Piala Eropa 2016. Tim-tim yang biasa menjadi anak bawang malah di luar dugaan mampu melenggang apalagi dahulu ke Prancis.

Islandia menjadi tim anak bawang pertama yang memastikan lolos ke Prancis. Berada satu grup dengan Belanda, Republik Ceko, serta Turki, tim berjuluk Our Boys ini sukses memastikan tiket ke Piala Eropa untuk kali pertama, selepas menahan imbang Kazakhstan 0-0, dini hari tadi.

Satu tim anak bawang lainnya, Irlandia Utara berpeluang mengikuti jejak Islandia. Green and White Army akan lolos ke Piala Eropa untuk kali pertama sepanjang sejarah bila mampu menaklukkan Hungaria di Windsor Park, Belfast, Hari Senin 7 September 2015 (Selasa dini hari WIB).

Keberhasilan tim didikan Michael O’Neill ini terang tidak terduga. Sebabnya, Irlandia Utara hanya mampu finis di urutan 5 di Kualifikasi Piala Dunia 2014. Kapten tim, Steven Davis menganggap ada banyak perubahan yang dilakukan timnya.

“Kami berada di titik puncak untuk meraih sesuatu yang sangat istimewa. Ketika kalian melihat hal sebagaimana ini, ada banyak perubahan haluan. Kami melihat tanda-tanda kemajuan, suatu pembangunan dalam tim,” ujar Davis sebagaimana dikutip The Irish Times.

“Dalam laga sebagaimana ini, kami melakukan sesuatu bersama-sama. Perihal ini telah terjadi, serta kini saatnya untuk fokus. Semua orang dapat menghadapi keadaan ini. Aku sama sekali tidak gugup,” imbuh pemain tengah Southampton ini.

Irlandia Utara kini menempati puncak klasemen Grup F, dengan 6 poin dari 7 pertandingan, tertinggal 4 poin dari lawan mereka, Hungaria yang ada di posisi 3. Bila sanggup menang, Irlandia Utara akan memiliki selisih 7 poin dengan Hungaria. Itu akan memastikan tiket otomatis ke Prancis.

Sepanjang sejarah, Tercatat Irlandia Utara belum pernah tampil di Piala Eropa. Mereka sempat 3 kali tampil di Piala Dunia, pada 1958, 1982, serta 1986.