Ranieri Bongkar Pengkhianatan Abramovich

Posted in Liga Inggris on December 14, 2015 by

Ranieri Bongkar Pengkhianatan Abramovich

Claudio Ranieri yang berhasil bersama Leicester City musim ini, kini membuka perang psikologis dengan The Blues. Manager asal Italia itu akan bertemu kembali, dengan klub yang mendepaknya sebelas tahun lalu, dalam pertandingan ke-16 di liga Inggris pada Hari Senin, 14 Desember 2015.

Ranieri mengungkap bagaimana penampilannya, dalam pembelian The Blues oleh Roman Abramovich pada 2003. Ia yang menemukan sebagian besar pesepakbola The Blues, yang selanjutnya memberikan trofi liga Inggris pertama Mourinho pada 2005.

Dikutip dari Mirror, Ranieri akui masih memperoleh ucapan terima kasih dari fans The Blues, untuk pencapaiannya selama menangani klub itu pada 2000-2004. Ia membangun The Blues, sampai bisa finis pada posisi empat pada musim 2002/2003.

Ranieri selanjutnya membujuk Roman Abramovich untuk membeli The Blues, dengan nilai £140 juta pada Juli 2003. Tapi Abramovich selanjutnya mengkhianatinya. Hanya sehari selepas membeli The Blues, Abramovic tampak bertemu dengan Pelatih Inggris Sven-Goran Eriksson.

The Blues menyangkal rumor pemecatan Ranieri untuk memberi tempat pada Eriksson. Tapi pada akhirnya Ranieri dipecat selepas berhasil membawa The Blues finis sebagai runner-up liga Inggris musim 2003/2004. Abramovich selanjutnya mendatangkan Jose Mourinho ke Stamford Bridge.

Ranieri berujar ia yang memandu bakat, serta merekomendasi perekrutan sejumlah pesepakbola kunci, termasuk Didier Drogba serta Petr Cech. Dua pesepakbola itu buktinya jadi andalan Jose Mourinho, untuk merengkuh era baru yang berhasil bagi The Blues.

Menjelang perjumpaan dengan The Blues, pada musim pertamanya kembali ke liga Inggris bersama Leicester, Ranieri kembali mengenang karirnya di The Blues. “Saya pikir kami menjadikan penampilan yang bagus pada tahun ketiga aku.”

“Tanpa merekrut pesepakbola, kami dapat finis keempat. Kami mencapai Liga Champions, yang menjadi alasan Roman Abramovich membeli The Blues. Kami selanjutnya finis kedua di liga serta semifinal Liga Champions. Itu hasil yang positif,” paparnya.

Ranieri berujar Drogba ialah pesepakbola yang direkomendasikannya, langsung pada Abramovich. “Saya bicara dengan empunya tentang Drogba, karena ia bertanya bila Anda bertahan di sini, siapa yang Anda inginkan sebagai bomber.”

“Saya butuh Drogba sebagai seorang bomber. Namun sebelum ia tiba, aku dipecat,” ujar Ranieri. Meski sudah membangun fondasi tim, yang membantu Jose Mourinho merengkuh titel pertamanya di Inggris, Jose Mourinho tak pernah berterimakasih kepadanya.