Owen Akui Masih Sakit Hati dengan Suporter Liverpool

Posted in Liga Inggris on January 16, 2017 by

Updatebetting.co – Pertandingan akbar liga Inggris akhir pekan ini, yang mempertemukan MU serta The Reds, adalah laga emosional bagi Michael Owen. Selama berkarier, ia pernah bermain di dua klub rival ini.

Owen memperkuat The Reds di periode 1996 sampai 2004, ia menjadi salah satu pesepakbola yang begitu dielu-elukan suporter. Dari 216 laga yang dilakoni, lelaki berumur 37 tahun ini mengemas 118 gol.

Selepas itu, Owen memutuskan untuk pindah menuju Spanyol dengan bergabung bersama Madrid. Keputusannya ini sedikit menyisakan penyesalan di hatinya.

“Sesampainya di bandara (Spanyol), aku belum menyadari apa yang sudah aku lakukan (hengkang ke Madrid), yang ada di kepala aku ketika itu ialah aku meninggalkan rumah, meninggalkan The Reds, meninggalkan teman-teman serta kolega,” kata Owen, dikutip Daily Star.

“Saat itu aku masih bertanya-tanya kenapa aku tak dapat berkata ‘tidak’ untuk Madrid, atau bertanya ‘bagaimana kalau?’ kepada diri aku sendiri. Aku berpikir ‘saya bakal berada d bangku cadangan sepanjang waktu serta saat digelar, aku bakal mencetak gol’,” katanya.

Semusim berkostum Madrid, yang ketika itu dijuluki Los Galacticos, Owen lalu pulang kampung ke Inggris dengan membela beberapa klub, salah satunya ialah MU di tahun 2009, rival klub yang membesarkan namanya.

Berstatus sebagai pesepakbola MU serta bertanding di Anfield, Owen merasakan sakit hati. Perihal sambutan dari para suporter yang menyebutnya sebagai Judas (pengkhianat) lewat chants.

“Sangat menyakitkan mendengar pendukung The Reds menyanyikan nama aku dengan sebutan Judas. Ini menyakitkan aku, keluarga aku, Ibu serta Ayah aku, yang biasa mengikuti aku berlaga,” kata Owen.