Lawan Liverpool,Sterling Gagal Buktikan Kemampuan

Posted in Liga Inggris on November 22, 2015 by

Lawan Liverpool,Sterling Gagal Buktikan Kemampuan

The Reds memainkan sepakbola yang lengkap, ketika menenggelamkan ManCity di Etihad Stadium pada Hari Minggu dini hari, 22 November 2015. Ritme, kecepatan, intuisi serta pergerakan luar biasa, yang menjadi salah satu kenangan Raheem Sterling.

Pamungkas kali The Reds menunjukkan penampilan, itu ialah ketika ia Sterling masih menjadi bagian di dalamnya. Salah satu alasannya pindah dari Anfield, ialah penampilan tim yang menurun. Ia bersikeras pergi dengan dalih mengembangkan bakatnya.

Dikutip dari Sports Mail, Sterling melalui agennya sudah memulai perang psikologis, beberapa pekan sebelum pertandingan melawan klubnya. Ia berupaya mencari pembenaran, dengan menciptakan citra tentang betapa buruk The Reds baginya sebagai tempat bermain.

Pesepakbola berumur 20 tahun itu tampil impresif, dalam beberapa laga berseragam ManCity. Seolah memperkuat klaim, bahwa pindah ialah keputusan tepat demi mengembangkan talenta yang ia miliki.

Hasil fantastis melawan eks klubnya tentu ada dalam mimpi. Khususnya menjawab cemooh suporter The Reds, yang masih menganggapnya sebagai seorang pengkhianat. Tapi ia gagal menjadikan perbedaan, dengan performa brilian eks rekan-rekannya.

Sterling tampil jelek, sama sebagaimana pesepakbola berseragam biru langit lainnya di lapangan. Ketika laga tersisa 20 menit, fans The Reds berhenti mencemoohnya. Rasa jengkel ketika melihat Sterling melakukan pemanasan sebelum pertandingan, seolah hilang begitu saja.

Dan Kopites melihat Sterling tak sehebat yang dikira sebelumnya. Sekarang mereka bisa melupakannya, percaya penuh dengan para pesepakbola yang masih setia berseragam the Reds, serta berhasil menjadikan City porak-poranda di markas.

Sterling rupanya bukan pesepakbola yang dapat menciptakan perbedaan bagi permainan tim. Ia bukan pesepakbola dengan level yang sama dengan David Silva di City, atau Philipe Coutinho di The Reds.